Suatu pagi di kaki gunung

Pagi tadi sudah hampir genap seminggu aku memandanginya. Masih belum terlalu kenal, hanya bisa memperhatikannya dari kejauhan. Dia menjulang tinggi, tidak gagah – lebih ke cantik menurutku.

Aku mendapati keindahan yang berbeda di sini. Di saat di belahan bumi lain orang-orang sibuk mencaci, memaki, menghujat, menuruti berbagai hasrat semu demi pemuasan ego. Di sini semesta seolah berjalan dengan ritmenya sendiri. Tidak ada intrik, drama kehidupan yang tak penting. Semuanya berjalan dengan seharusnya. Kupu-kupu beterbangan di pagi hari, sinar matahari hangat menerpa bumi, di kejauhan terdengar samar suara hewan ternak.

Terbayangkan satu waktu aku akan mengajak Khaleefa kemari, duduk di tepi sawah sembari menceritakan kisah lama saat dia masih kecil, kelak. Saat aku harus di sini dan dia di sana.

Sabar ya Nak, ini lah kisah kita. Suatu saat kita akan membagi kisah ini bersama. Papap love you.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s